Fruitful Response

Hari ini gue dibuat jengkel oleh bang driver ojek online yang gak lihai baca maps. Gue tunggu si abang 15 menit gak sampai-sampai di titik jemput depan rumah padahal dari aplikasi jarak dia sudah sangat dekat. Di saat gue buru-buru si driver yang didukung semesta membuat perasaan gue jengkel dan tak sabar. Gue coba update keberadaannya via chat dan doski beralasan bingung cari lokasinya.. Memang … Lanjutkan membaca Fruitful Response

Everything Before Us Part 2

Ku tak akan ceritakan gimana akhirnya tapi menjelang akhir cerita Ben bilang gini sama orang DEI: My score doesn’t reflect how much I can love someone good after they’re out of my life Keputusan Ben untuk mengesampingkan egonya dan mencoba mempraktikan pembelajaran dari kesalahan masa lalunya karena berhenti memperjuangkan hubungan dengan Sara adalah hal yang menyentuh dan mengesankan. Kita bisa merenungkan bahwa tidak ada jaminan … Lanjutkan membaca Everything Before Us Part 2

Everything Before Us Part 1

Yeaah! Setelah break menulis selama kurang lebih sembilan bulan akhirnya aku kembali menulis. Sambil nulis aku muter lagu Sleeping At Least judulnya “Two”, lagu ini merepresentasikan tipe kepribadian Enneagram aku (entah seberapa valid Enneagram but somehow I feel relate 😌). Semoga saat kalian mampir pada halaman blog ini ada pesan bermakna yang bisa memperkaya life value kalian. Tulisan ini bermaksud menyingkap insight yang aku pikir … Lanjutkan membaca Everything Before Us Part 1

Unloaded Fear

I write this post as my long-haul space to wonder then ponder about phenomenon of human efforts to become invulnerable in pain, sorrow, misery, agony or whatever shits that life throws at us. I wonder this… How many of us.., how many people are not fear of rejection and disappointment? Not fear of missing out? Fear of not being loved? Not fear of broken heart? … Lanjutkan membaca Unloaded Fear

Unravel The Unsettled Heart

What would you probably feel if a stranger who just bumped into you barely talking about his/her vulnerable part? Someone who just for a while sit next to you out of blue unveiling his/her emotion and feeling of deep sorrow, worry even happiness all at once blatantly? I find it as an intriguing coincidence for having such experience. Claiming myself as a mental health enthusiast, … Lanjutkan membaca Unravel The Unsettled Heart

Oh My Dear Soul!

Here’s some of questions you should answer clear and honest.. Why you feel so uncomfortable with some people?  Why are you trying so damn hard to cover up your ego over them? Why you feel irritated when people unnoticed you the way you care or notice them?  Why you think no one could understand, care and treat you with the same love language like you … Lanjutkan membaca Oh My Dear Soul!

Ego dan Kehilangan

Kehidupan terkadang menawarkan berbagai bentuk kehilangan pada manusia. Bahkan kehilangan itu tak dapat ditawar dan acap kali kita harus menerimanya.  Saat kehilangan, manusia akan mengalami banyak rasa dalam hidupnya. Perasaan sedih, depresi dan kecewa dapat silih berganti dengan perasaan marah, rasa bersalah atau bahkan dendam dan mungkin juga menjadi pahit atau mati rasa terhadap hidup.  Jika sudi memeriksa kondisi perasaan dan pikiran mungkin diagnosa paling jujur atas makna kehilangan ialah … Lanjutkan membaca Ego dan Kehilangan

Bisikan Pada Hari Esok

Hari-hari yang pernah ia miliki begitu naik-turun bak jungkat-jungkit pada sebuah taman bermain. Saat lampau hari-harinya melaju lurus seperti kata banyak orang “mengalir begitu saja..” Ia mengumpakan harinya seperti beban pada sisi lengan beban sebuah jungkat-jungkit; beban yang diletakan pada lengan beban dirasa begitu riang dan ringan hingga tak dirasa seperti ada beban oleh lengan kuasa*. *Dalam ilustrasi fisika apabila beban pada sisi lengan beban … Lanjutkan membaca Bisikan Pada Hari Esok

Ego dan Amarah

Seseorang sedang direnggut oleh kegusaran yang membuatnya cemas dan irasional. Kecemasan yang timbul akibat kelemahannya yang tak siap berespon, Ia merasa teriritasi dengan hal-hal kecil.. Rasa tidak suka membuatnya dipenuhi suasana hati carut marut, Ia menjadi seperti seekor bunglon yang hendak melindungi dirinya.. Atau setangkai mawar berduri yang enggan menerima sentuhan ramah dari sekitarnya.. *** Ia tak mampu memahami sebab panas membara ataupun rasa cemas … Lanjutkan membaca Ego dan Amarah

Lingkaran Waktu

Detik- detik bergulir lalu menjelma menjadi hari.. Ia memulai hari pertama dalam hidupnya dengan tangisan nyaring, ia merasa asing.. Hari itu kali pertama ia hidup di luar rahim ibunya.. Waktu memberi kesempatan untuknya, bertumbuh dan ditempa proses sesuai masa yang diperkenankan baginya… Ia mengenal, menyapa dan merajut jalan hidup, Ia berbuat salah, menjadi pribadi yang egois, menghadapi banyak kegagalan, kekecewaan, dan luka batin membalut hatinya dengan perih … Lanjutkan membaca Lingkaran Waktu